Cianjur – Warga Kampung Adat Miduana di Desa Balegede, Kecamatan Naringgul, Cianjur, menyatakan kesiapan untuk pemulihan kampung adat yang selama ini masih mempertahankan kebiasaan lama para leluhurnya. Pemkab Cianjur pun akan membantu pemulihan, pelestarian hingga pengembangan.
Tenaga Ahli Bupati Cianjur, Saep Lukman, mengatakan pemulihan atau revitaliasi kampung adat Miduana akan segera dilakukan setelah riset dan penelitian yang dilakukan dirinya bersama Yayasan Lokatmala, tuntas dilakukan beberapa waktu lalu.
“Bahkan Bupati Cianjur, Herman Suherman, menyatakan kesiapan untuk merevitalisasi kembali 99 rumah adat yang ada di kampung tersebut. Untuk pengembangan dan pelestarian kampung adat, kami akan meminta pemerintah daerah untuk membuat payung hukumnya,” ujarnya, Senin (3/1/2022).
Dia menjelaskan, kampung adat Miduana di Kecamatan Naringgul, selama ini, terkesan tertutup dan ditutup-tutupi, sehingga saat mendapat informasi terkait keberadaan kampung itu, pihaknya bersama Yayasan Lokatmala, mencoba untuk mendatangi dan menelusuri peninggalan seni dan budaya serta kebiasaan warga sekitar.
Dia mengaku, dari hasil penelusuran, pihaknya menemukan berbagai peninggalan termasuk situs yang perlu dilestarikan berusia ribuan tahun seperti Situs Batu Rompe, Arca Cempa Larang Kabuyutan dan gua Usralia, serta warganya yang masih berpegang teguh pada tradisi kesundaan yang kuat.


















