Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal. (QS : Ali Imran 190).
Masyarakat Indonesia bisa menyaksikan Gerhana Bulan Total (GBT) untuk pertama kalinya di tahun 2021 yaitu pada Rabu, 26 Mei 2021.
GBT kali ini dijuluki juga Bulan Merah Darah atau Bulan Darah Super atau Super Blood Moon, karena bertepatan dengan Bulan Purnama Perigee atau Supermoon.
𝗕𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗮𝗱𝗮 𝗗𝗲𝗸𝗮𝘁 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗕𝘂𝗺𝗶
Dikutip dari laman langitselatan, peristiwa Gerhana Bulan Total (GBT) 26 Mei 2021 juga bertepatan dengan Bulan yang sedang berada di posisi perigee atau titik terdekat dengan Bumi.
Gerhana Bulan kali ini akan menjadi fenomena Supermoon yang paling besar dan terang mengingat posisi Bulan akan berada 158 km lebih dekat ke Bumi dibanding Supermoon Pink yang terjadi pada 27 April 2021 lalu.
Pada tanggal 26 Mei 2021, Bulan mencapai fase purnama pada pukul 18:14 WIB. Sementara itu, sekitar 9 jam sebelumnya atau pada pukul 08:51 WIB, Bulan mencapai jarak terdekat dengan Bumi yakni 357.311 km.
Hal ini berarti saat Purnama, Bulan masih berada pada jarak terdekat dengan Bumi. Peristiwa inilah yang dikenal sebagai Supermoon atau Bulan Super atau lebih tepatnya Bulan Purnama Perigee.
Berdasarkan laporan dari laman lapan.go.id, Gerhana ini dapat disaksikan ketika bulan terbit dari arah Timur-Tenggara hingga Tenggara lewat konstelasi Scorpius.
Proses Gerhana Bulan Total dimulai pukul 15:47 WIB sampai pukul 20:49 WIB. Sedangkan PUNCAK GERHANA BULAN TOTAL akan terjadi pada pukul 18:18 untuk Indonesia Bagian Barat, pukul 19:18 untuk Indonesia Bagian Tengah dan pukil 20:18 untuk Indonesia Bagian Timur.
Sumber : Kemenag_RI
Foto @ricky_jalanjalan @info_cileunyi @infokbbku


















