Infociranjang.com , Cianjur – Gempa darat berkekuatan 3,0 magnitudo mengguncang Kabupaten Cianjur. Bahkan BPBD Cianjur menyebut selama 2021 sudah terjadi dua kali gempa yang berasal dari sesar Cimandiri.
Diketahui gempa dangkal yang diakibatkan aktivitas sesar lokal tersebut berpusat di 6.99 lintas selatan dan dan 107.16bujur timur atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 18 kilometet Tenggara Cianjur, dengan kedalaman 5 kilometer.
“Gempa dirasakan di wilayah Kecamatan Cibeber, namun getarannya kecil. Sampai sekarang belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut,” ujarnya Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Rudi Labis, Senin (20/12/2021).
Dia mengungkapkan, pada Juni 2021 Gempa bumi berkekuatan 3.0 magnitudo juga mengguncang Kabupaten Cianjur, Sabtu malam.
Gempa yang terjadi selama beberapa detik pada pukul 21.52 WIB itu berpusat di koordinat 6.84 Lintang Selatan (LS) dan 107.16 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 10 kilometer.
Dari koordinat tersebut, lokasi gempa berada di sekitar wilayah Desa Munjul Kecamatan Cilaku atau hanya sekitar 3 kilometer tenggara dari pusat Kabupaten Cianjur.
Namun Rudi mengaku, pihaknya telah menugaskan tim dan relawan untuk memantau titik rawan bencana, pasalnya wilayah Cibeber dan sekitarnya merupakan daerah rawan longsor dan pergerakan tanah.
“Cibeber rawan longsor, jadi kita pantau setiap titik rawan. Khawatir tidak merusak bangunan tapi menimbulkan retakan yang berpotensi pergerakan tanah atau longsor,” ucap dia.
“Kami juga meminta warga yang tinggal di perbukitan untuk melapor jika ada tanda-tanda pergerakan tanah atau potensi longsor,” pungkasnya.
**dis



















