INFOCIRANJANG.COM, CIANJUR– Aksi dugaan pencurian dengan kekerasan (begal) terjadi di wilayah Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Terusan Jati, Kampung Pasir Sirem RT 001 RW 010, Desa Ciranjang. Korban diketahui berinisial CD (22), warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas.
Dalam kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna biru putih tahun 2025 dengan nomor polisi F 5623 WBP.
Korban sempat berusaha melarikan diri, namun pelaku menarik jaket korban hingga terjatuh.
“Pelaku kemudian menarik tudung jaket korban hingga korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke jalan,” ujarnya.
Dari keterangan langsung korban, kejadian berlangsung cepat dan membuat dirinya panik.
“Saya gak pikir panjang, nyawa saya lebih penting. Saya sudah jatuh terus mundur, pelaku langsung ambil motor. Saya sempat takut dia minta dompet, tapi dia langsung kabur karena dari jauh sudah kelihatan ada kendaraan dari arah pasar,” ungkapnya.
Korban juga mengaku sempat dipepet dan ditodong saat kejadian.
“Saya dipepet, sambil nangis panik saya coba lariin motor. Dia narik jaket saya dan nodongin pistol, entah itu asli atau tidak, saya takut karena pelakunya dua orang,” tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materi sekitar Rp23 juta serta luka lecet di bagian bahu, siku tangan kanan, dan kaki kanan.
“Motor saya diambil, di dalam jok ada jas hujan, buku angsuran sama surat motor. Sekarang saya masih trauma, apalagi daerah situ memang lagi rawan begal,” tambahnya.
Korban juga menyebut lokasi kejadian kini dinilai rawan.
“Daerah Ciranjang Nanggala Jalan Jati sekarang rawan begal, sering juga ada anak-anak bawa senjata tajam,” ujarnya.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Ciranjang, namun hingga kini belum ada rekaman CCTV yang bisa dijadikan bukti tambahan.
“Sudah dilapor polisi, tapi untuk video belum ada karena di lokasi sepi dan tidak ada CCTV,” katanya.
Warga diimbau untuk lebih waspada, terutama saat melintas di jalur sepi pada waktu dini hari, guna menghindari kejadian serupa. (Sam)



















