INFOCIRANJANG.COM, CIANJUR – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur kembali menunjukkan kepeduliannya dalam penanganan bencana nasional. Kali ini, PMI Cianjur mengirim seorang relawan berkeahlian khusus di bidang pengolahan air atau Water Sanitation and Hygiene (WASH) untuk membantu korban banjir di Provinsi Aceh.
Relawan tersebut, Hendrik Supriadi, merupakan personel bersertifikat yang telah berpengalaman dalam berbagai penugasan kebencanaan, termasuk penanganan kekeringan di Kabupaten Bekasi pada 2024.
Ketua PMI Cianjur, Ahmad Fikri, mengatakan bahwa keberangkatan Hendrik merupakan bentuk dukungan tenaga ahli kepada tim WASH PMI Pusat yang saat ini bekerja di Aceh.
“Relawan kami akan membantu tim WASH PMI Pusat di Aceh, karena sebagian besar penyintas masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Hendrik berangkat bersama relawan lainnya dan ditugaskan di wilayah Sabang,” ujarnya, Rabu.
Fikri menambahkan, PMI Cianjur telah menyiagakan sejumlah relawan terlatih yang siap diberangkatkan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan untuk penanganan bencana, khususnya mereka yang memiliki sertifikat keahlian.
Menurutnya, para relawan dengan latar belakang tenaga medis dan kesehatan di Cianjur juga telah menyatakan kesiapan untuk membantu.
“Banyak relawan yang mendapatkan ilmu serta pendidikan khusus saat Tanggap Darurat Gempa Cianjur 2022. Mereka menyatakan siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan,” jelasnya.
Sebelumnya, PMI Cianjur juga telah mengirim tiga relawan untuk membantu posko logistik PMI di Lanud Halim Perdanakusuma. Mereka terlibat dalam pendistribusian logistik serta pengiriman tangki air ke wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Selain pengiriman relawan, PMI Cianjur turut membuka penggalangan dana untuk membantu tiga provinsi yang terdampak bencana alam di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Kami akan menyalurkan setiap bantuan melalui PMI Pusat. Koordinasi terus dilakukan guna meringankan beban saudara-saudara kita di wilayah terdampak,” ucap Fikri.
Dengan pengiriman relawan ahli ini, PMI Cianjur berharap kebutuhan dasar berupa air bersih bagi para penyintas di Aceh dapat terpenuhi dan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat. (***)



















