INFOCIRANJANG, CIANJUR – Seorang pria ditemukan tewas gantung diri di pohon mangga di pinggir sungai, tepatnya di Kampung Babakan Sukagalih, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, sekitar pukul 08.00 WIB, Kamis (6/2).
Korban diketahui bernama K (52) kelahiran Cianjur, dan tercatat sebagai warga Jalan Sindangsari II, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kabupaten Bandung.
Seorang saksi mata Asep (42), mengungkapkan, bahwa dirinya mengetahui adanya mayat tergantung setelah seorang pemancing berlari dan memberitahunya bahwa ada sesosok mayat yang tergantung dipinggir sungai.
“Mendengar kabar tersebut, warga sekitar segera mendatangi pos penjagaan Polsek Sukaluyu untuk melaporkan kejadian itu,” jelasnya.
Tidak lama berselang, aparat kepolisian langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan evakuasi terhadap jenazah. Kalau untuk korban sendiri dirinya tidak mengetahui dan tidak mengenal katanya yang kerja dikandang.
“Tidak berselang lama pada pukul 09:00 WIB, mayat korban langsung dievakuasi oleh pihak berwajib. Tapi saya tidak mengenal korban karena informasi mah orang Cikalongkulon yang kerja dikandang,” paparnya.
Kanit Reskrim Polsek Sukaluyu Iptu Teten Permana, mengatakan, menurut keterangan saksi yang akan memancing di sungai, awalnya terkejut saat melihat sosok K (52) sudah dalam keadaan tergantung di pohon mangga yang tumbuh di pinggir sungai. Menurut keterangan saksi korban bekerja dikandang yang tidak jauh dari lokasi.
“Saksi mata langsung melapor warga dan RT RW lalu diteruskan ke Pos Polisi Polsek Sukaluyu,” terangnya.
Tambah dia, petugas dari Polsek Sukaluyu segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Hasil pemeriksaan luar oleh petugas, korban ditemukan dalam kondisi kedua kaki membiru, dengan ketinggian ujung tali gantung sekitar 4 meter dari permukaan sungai,” ungkapnya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini, sementara identitas korban sudah dipastikan dan keluarga korban telah diberitahukan.
“Jadi untuk motif Bundirnya sendiri, kita masih selidiki karena masih dalam pendalaman saksi-saksi,” pungkasnya.
(Awr/bes)



















