INFOCIRANJANG.COM, Cianjur – Eks Pasar Ciranjang yang dulunya hangus terbakar pada tahun 2020 telah mengalami perubahan luar biasa. Kini, tempat yang dulu berupa puing-puing telah berubah menjadi sebuah Alun-Alun Ciranjang yang memukau, menjadi pusat perhatian baru, serta destinasi wisata yang menarik bagi penduduk setempat.
Menurut Bupati Cianjur, Herman Suherman, proyek megah Alun-Alun Ciranjang ini didirikan di atas lahan seluas 5.000 meter persegi. Pembangunannya berhasil terealisasi berkat dana sebesar Rp10 miliar yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Proyek ini juga merupakan bagian dari komitmen Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk memajukan dan mempercantik area yang terkena bencana.
Seiring dengan dibukanya Alun-Alun Ciranjang, tempat ini tak hanya menjadi tempat berkumpul dan beristirahat bagi warga sekitar, tetapi juga menarik pengunjung dari berbagai wilayah. Fasilitas bermain untuk anak-anak menjadi daya tarik tambahan bagi keluarga yang ingin menikmati waktu bersama di sana. Salah seorang pengunjung, Asep (35), merasa senang dan berkomentar, “Sengaja datang ke sini bawa anak dan istri, sekalian mau ke pasar (Pasar Ciranjang). Fasilitasnya bagus, ada tempat bermain untuk anak. Saya sendiri senang dengan adanya alun-alun ini.”
Setelah rampung dibangun, Alun-Alun Ciranjang akan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur. Namun, penataan ulang pedagang kaki lima (PKL) yang saat ini berjualan di sekitar Alun-Alun Ciranjang akan menunggu penyelesaian penataan Pasar Ciranjang oleh Pemerintah Provinsi. Bupati Herman menjelaskan, “Tapi kita menunggu penataan Pasar Ciranjang dulu (oleh Pemprov), kalau sudah ada tempatnya baru nanti kita pindahkan PKL yang di sisi jalan ke dalam pasar.”
Transformasi eks Pasar Ciranjang menjadi Alun-Alun Ciranjang yang indah menunjukkan perubahan positif dan upaya pemulihan setelah kebakaran. (Sam)



















