INFOCIRANJANG.COM, CIANJUR – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) serta rokok ilegal hasil operasi penegakan Peraturan Daerah.
Pemusnahan digelar di Markas Komando (Mako) Satpol PP Kabupaten Cianjur, Selasa (16/12/2025), dan disaksikan langsung oleh Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian, perwakilan Polres Cianjur, Dandim 0608/Cianjur, serta unsur terkait lainnya.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo, mengatakan barang bukti tersebut merupakan hasil penertiban dari sejumlah wilayah rawan pelanggaran, salah satunya kawasan Cipanas.
“Barang bukti yang dimusnahkan hari ini sebanyak 2.237 botol miras dengan total 1.521 liter, serta 7.983 bungkus rokok ilegal atau setara 159.660 batang. Ini hasil operasi dari berbagai wilayah di Kabupaten Cianjur,” ujar Djoko kepada wartawan.
Selain pemusnahan miras dan rokok ilegal, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peresmian sarana pendukung penanggulangan bencana. Di antaranya perahu karet untuk evakuasi banjir dan satu unit mobil patroli Satpol PP. Satpol PP dan Damkar juga menggelar simulasi pemadaman kebakaran serta pengendalian huru-hara.
“Ini bagian dari kesiapsiagaan kami menjelang Natal dan Tahun Baru, karena aktivitas masyarakat biasanya meningkat,” katanya.
Djoko menegaskan, operasi penertiban akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama di wilayah rawan seperti Cipanas dan pusat Kota Cianjur. Pihaknya tak akan ragu menindak pelanggaran sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Kalau masih ditemukan pelanggaran, akan kami tindak tegas melalui Tindak Pidana Ringan (Tipiring). Namun penegakan aturan juga butuh dukungan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang dilakukan Satpol PP dan Damkar. Menurutnya, peredaran miras dan barang ilegal dapat berdampak buruk bagi ketertiban dan kesehatan masyarakat.
“Kami terus meningkatkan pelayanan, termasuk penambahan armada pemadam kebakaran dan mobil patroli. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu peran serta seluruh masyarakat untuk menjauhi hal-hal yang merugikan,” pungkasnya. (sam)



















