Pria Arab Pembunuh Istri Siri Cianjur Diduga Promotor TKI Ilegal
Abdul Latif, pria berkebangsaan Arab Saudi, pelaku pembunuhan istri siri di Cianjur diduga merupakan promotor Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal.
Pasalnya saat pertama kali mendatangi rumah orangtua Sarah, pelaku meminta ibu Sarah mencarikan warga yang mau berangkat menjadi TKI di sektor nonformal ke Timur Tengah.
Padahal hingga saat ini pemerintah masih memberlakukan moratorium pemberangkatan TKI, terutama ke negara-negara di Timur Tengah.
“Jadi diantar ke rumah sama salah seorang warga yang merupakan teman pelaku. Tapi tujuannya ketemu istri saya, mau cari warga yang akan dijadikan TKI di Timur Tengah. Pelaku kan tidak bisa bahasa Indonesia, istri saya kebetulan fasih Berbahasa Arab, makanya minta bantuan istri saya buat komunikasi dan carikan calon TKI,” ujar Salman, ayah tiri korban.
Namun lanjut dia, tujuan awak mencari TKI itu tidak pernah lagi dibahas usai pelaku terpesona dan jatuh hati pada Sarah.
“Kedatangan berikutnya jadi beda tujuan. Ingin menikahi Sarah. Sempat beberapa kali ditolak, namun akhirnya diterima dan digelar pernikahan secara siri,” kata dia.
Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan, mengatakan, informasi sementara, selama di Indonesia khususnya di Cianjur, pelaku merupakan pedagang kayu gaharu.
“Informasinya dia (pelaku) penjual kayu gaharu. Beli di Indonesia kemudian dikirim ke Arab,” kata dia.
Namun, Doni mengungkapkan, jika pelaku juga diduga merupakan promotor TKW ke Arab Saudi.
“Diduga yang bersangkutan juga promotor TKI di Arab Saudi tapi masih kita dalami. Malah memang terbukti merupakan promotor berarti ada pelanggaran hukum lainnya, mengingat masih diberlakukan moratorium TKI ke Timur Tengah, termasuk Arab Saudi,” pungkasnya.



















